Ekspos Jogja

  • Berita Daerah
  • _Ekspos Kota Jogja
  • _Ekspos Sleman
  • _Ekspos Gunungkidul
  • _Ekspos Bantul
  • _Ekspos Kulon Progo
  • Berita Jogja
  • _asd 1
  • _asd 2
  • Wisata Jogja
  • _asd 1
  • _asd 2
  • Kuliner Jogja
  • _asd 1
  • _asd 2
  • Sejarah Jogja
  • _asd 1
  • _asd 2
  • Beranda
  • Berita Jogja

Dishub Kota Jogja Atur Jalur JLFR Agar Layanan Publik dan Lalu Lintas Tetap Lancar

Oleh Ekspos Jogja
Juli 20, 2026

Bersepeda bersama ribuan peserta menjadi pemandangan yang akrab di Kota Yogyakarta setiap pelaksanaan Jogja Last Friday Ride (JLFR). Di balik kemeriahan itu, pemerintah berupaya menjaga agar kegiatan tetap berjalan aman tanpa mengganggu aktivitas masyarakat yang juga menggunakan jalan pada waktu yang sama.

Ringkasan Artikel:

  • Dishub Kota Yogyakarta menegaskan pengaturan rute JLFR dilakukan demi menjaga keamanan pesepeda sekaligus kenyamanan seluruh pengguna jalan.
  • Penentuan jalur selalu mempertimbangkan kondisi lalu lintas, kepadatan jalan, serta koordinasi bersama Satlantas Polresta Yogyakarta.
  • Pemerintah memastikan tidak ada larangan bersepeda, namun rute perlu disesuaikan agar tidak menimbulkan dampak bagi layanan publik maupun pengguna jalan lainnya.
  • Pemda DIY menilai JLFR merupakan kegiatan positif yang tetap membutuhkan penataan jumlah peserta dan lintasan agar manfaatnya dirasakan semua pihak.

Rute JLFR Disusun Berdasarkan Kondisi Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta menyatakan pengaturan rute Jogja Last Friday Ride (JLFR) dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna jalan. Langkah tersebut menjadi perhatian karena kegiatan ini rutin melibatkan ribuan pesepeda.

Kepala Dishub Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, mengatakan pihaknya menangani aspek teknis setiap kegiatan yang berlangsung di wilayah Kota Yogyakarta, termasuk JLFR. Pengaturan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi operasional di lapangan sehingga aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan.

Menurut Agus, aktivitas di Kota Yogyakarta terus meningkat, baik dari warga DIY maupun pengunjung dari luar daerah. Di sisi lain, kapasitas dan lebar jalan tidak mengalami perubahan sehingga diperlukan pengelolaan lalu lintas yang cermat.

Karena itu, Dishub selalu berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Yogyakarta sebagai pelaksana utama aturan lalu lintas dan angkutan jalan.

Dishub Tegaskan Tidak Ada Larangan Bersepeda

Agus menegaskan pengaturan jalur bukan bentuk pembatasan sepihak terhadap komunitas pesepeda. Pemerintah memang memiliki kewenangan mengatur penggunaan jalan, tetapi keputusan diambil berdasarkan pertimbangan keselamatan dan kenyamanan bersama.

Ia menjelaskan sejumlah ruas jalan di Kota Yogyakarta sudah memiliki tingkat kepadatan tinggi setiap hari. Kondisi tersebut membuat pemerintah mencari alternatif lintasan yang dinilai lebih aman bagi peserta JLFR.

Selain menghindari ruas yang padat, pengaturan rute juga mempertimbangkan lokasi yang memiliki potensi hambatan, termasuk perlintasan kereta api. Tujuannya agar perjalanan peserta berlangsung lebih aman.

Agus juga mengajak semua pihak membuka ruang dialog jika terdapat perbedaan pandangan terhadap pengaturan tersebut. Menurutnya, kebijakan itu justru merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para pesepeda, bukan larangan untuk bersepeda.

Aktivitas Positif Perlu Tetap Memberi Ruang bagi Pengguna Jalan Lain

Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menilai bersepeda merupakan aktivitas yang positif dan layak mendapat dukungan. Namun, kegiatan itu tetap perlu diatur apabila mulai berdampak terhadap pengguna jalan lainnya.

Ia mengingatkan seluruh masyarakat memiliki hak yang sama dalam menggunakan ruang jalan. Karena itu, penyelenggaraan kegiatan dengan jumlah peserta besar harus memperhatikan kepentingan publik secara lebih luas.

Menurut Made, JLFR tetap bisa berjalan sebagai kegiatan yang membawa manfaat. Meski begitu, jumlah peserta maupun jalur yang digunakan perlu dievaluasi agar tidak memunculkan persoalan baru di lapangan.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara antusiasme komunitas sepeda dengan kelancaran mobilitas masyarakat.

Penataan Rute Diharapkan Menjaga Manfaat JLFR

Pemerintah juga menyoroti pentingnya mempertimbangkan keberadaan fasilitas pelayanan publik dalam penyusunan rute JLFR.

Made mencontohkan kawasan Stasiun Tugu yang memiliki mobilitas tinggi. Menurutnya, pengaturan jalur perlu memastikan pengguna transportasi umum tidak mengalami keterlambatan akibat kepadatan lalu lintas ketika kegiatan berlangsung.

Ia juga mengingatkan penggunaan badan jalan secara penuh berpotensi membatasi ruang bagi pengguna jalan lainnya. Karena itu, penataan rute dipandang sebagai langkah untuk menjaga keseimbangan kepentingan semua pihak.

Dengan pengaturan yang tepat, pemerintah berharap JLFR tetap menjadi kegiatan olahraga dan kebersamaan yang mendapat dukungan masyarakat tanpa mengurangi kenyamanan pengguna jalan lainnya.

Tags:
  • Berita Jogja
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Berita Populer
  • Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Jadwal KRL Jogja-Solo Berlaku 2-26 Juli 2026

    Juli 20, 2026
    Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Jadwal KRL Jogja-Solo Berlaku 2-26 Juli 2026
  • D'svarga Glamping Pilihan Tepat Buat Liburan Santai dan Nyaman di Jogja

    Juli 20, 2026
    D'svarga Glamping Pilihan Tepat Buat Liburan Santai dan Nyaman di Jogja
  • Tirtodipuran Hotel Malioboro Pilihan Tepat Buat Staycation Nyaman di Jogja

    Juli 20, 2026
    Tirtodipuran Hotel Malioboro Pilihan Tepat Buat Staycation Nyaman di Jogja
  • Dishub Kota Jogja Atur Jalur JLFR Agar Layanan Publik dan Lalu Lintas Tetap Lancar

    Juli 20, 2026
    Dishub Kota Jogja Atur Jalur JLFR Agar Layanan Publik dan Lalu Lintas Tetap Lancar
  • Dukungan Sultan HB X Tambah Semangat Veda Ega Pratama Kejar Prestasi Dunia

    Juli 20, 2026
    Dukungan Sultan HB X Tambah Semangat Veda Ega Pratama Kejar Prestasi Dunia
Kategori Populer
  • Berita Jogja
  • Seputar Jogja
  • Wisata Jogja
Copyright © 2026 Ekspos Jogja. All rights reserved.