Ekspos Jogja

  • Berita Daerah
  • _Ekspos Kota Jogja
  • _Ekspos Sleman
  • _Ekspos Gunungkidul
  • _Ekspos Bantul
  • _Ekspos Kulon Progo
  • Berita Jogja
  • Wisata Jogja
  • Kuliner Jogja
  • Seputar Jogja
  • Beranda
  • Berita Jogja

DPRD DIY Soroti Pupuk dan Harga Tebu di Tengah Target Swasembada Gula

Oleh Ekspos Jogja
Juli 23, 2026

Upaya Indonesia mengejar swasembada gula tak hanya bicara soal produksi. Di balik target besar itu, ada petani tebu yang membutuhkan pupuk, sarana produksi, kemitraan, hingga kepastian harga agar hasil panen benar-benar memberi kesejahteraan.

Ringkasan Artikel:

  • DPRD DIY mendorong kebijakan swasembada gula yang tidak hanya mengejar produktivitas, tetapi juga memperkuat kesejahteraan petani tebu.
  • Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman menilai kepastian sarana produksi dan tata niaga menjadi bagian penting dalam mendukung petani.
  • Pemerintah Daerah DIY mendorong kemitraan yang sehat antara petani tebu rakyat dan pabrik gula untuk menjaga kestabilan harga beli.
  • Penyediaan benih unggul, pupuk bersubsidi, modernisasi budidaya, dan penguatan kemitraan dinilai penting bagi keberlanjutan swasembada gula.

Swasembada Gula Tak Bisa Lepas dari Petani

Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman, menghadiri Panen Raya Tebu Nasional yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kegiatan tersebut dipusatkan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, dan diikuti secara daring dari 43 titik di Indonesia.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, kegiatan berlangsung di Lapangan Aeromodeling Lanud Adisutjipto, Sleman. Sejumlah unsur pemerintah daerah, instansi terkait, kelompok tani tebu, dan pemangku kepentingan sektor pertanian turut mengikuti kegiatan tersebut.

Panen Raya Tebu Nasional menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat swasembada gula sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Peningkatan produktivitas tebu menjadi salah satu fokus, tetapi keberhasilan program juga bergantung pada kesejahteraan petani yang berada di balik produksi tersebut.

Bagi DPRD DIY, target swasembada gula perlu berjalan beriringan dengan kebijakan yang berpihak kepada petani. Dukungan itu mencakup sarana produksi hingga kepastian tata niaga hasil panen.

DPRD DIY Soroti Pupuk hingga Harga Tebu

Budi Waljiman menilai momentum Panen Raya Tebu Nasional perlu dimanfaatkan untuk memperkuat berbagai program pendampingan bagi petani. Menurutnya, dukungan pemerintah harus dapat dirasakan secara langsung oleh mereka yang berada di sektor produksi.

"Undangan dari Bapak Presiden ini merupakan bentuk perhatian nyata bagi kami para petani tebu. Mari kita maksimalkan momentum ini agar seluruh program pendampingan, penyediaan pupuk, hingga harga tebu di tingkat petani benar-benar dapat terealisasi dengan adil," ujar Budi.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani menjadi faktor penting untuk mewujudkan swasembada gula secara berkelanjutan.

Sebab, peningkatan produksi tidak cukup hanya mengandalkan target nasional. Petani juga membutuhkan dukungan yang konsisten agar mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari hasil budidaya tebu.

Kemitraan Petani dan Pabrik Gula Jadi Perhatian

Persoalan tata niaga juga menjadi perhatian dalam pembahasan penguatan sektor tebu di DIY. Perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY menyampaikan masukan mengenai pentingnya keberlanjutan manajemen tata niaga tebu di daerah.

Pemerintah Daerah DIY disebut telah memiliki regulasi yang mengatur penguatan kemitraan antara petani tebu rakyat dan pabrik gula melalui kebijakan tata kelola perkebunan daerah.

Kemitraan tersebut diharapkan dapat menciptakan hubungan yang lebih sehat sekaligus membantu menjaga kestabilan harga beli tebu di tingkat petani.

"Di DIY sebenarnya kita terus mendorong kemitraan yang sehat antara petani dengan pabrik gula guna menjaga kestabilan harga beli. Nantinya koordinasi ini dapat diselaraskan dengan program intensifikasi tebu nasional dari Presiden agar pelaksanaannya tidak tumpang tindih dan memberikan manfaat langsung pada pendapatan petani," ungkap perwakilan Dinas Pertanian DIY.

Petani Jadi Ujung Tombak Swasembada Gula

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kedaulatan pangan menjadi fondasi utama kemandirian bangsa. Indonesia, menurutnya, harus mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, termasuk untuk komoditas gula.

"Kita harus mandiri di atas kaki sendiri. Swasembada pangan, termasuk swasembada gula, bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk melindungi rakyat dan masa depan bangsa kita. Petani adalah ujung tombak dari perjuangan ini," tegas Prabowo.

Pesan tersebut menempatkan petani sebagai bagian penting dari agenda swasembada gula nasional. Karena itu, dukungan terhadap produksi perlu berjalan bersama dengan upaya memperkuat posisi petani dalam rantai usaha tebu.

DPRD DIY pun mendukung penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan petani. Penyediaan benih unggul, pupuk bersubsidi, modernisasi budidaya, serta penguatan kemitraan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tebu sekaligus memperkuat kesejahteraan petani di DIY.

Pada akhirnya, swasembada gula bukan hanya soal seberapa banyak tebu yang berhasil dipanen. Keberhasilan program juga akan ditentukan oleh sejauh mana petani mendapat dukungan untuk terus berproduksi dan memperoleh hasil yang layak dari kerja mereka.

Tags:
  • Berita Jogja
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Berita Populer
  • Jadwal KRL Jogja-Solo, 20-26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu hingga Palur

    Juli 23, 2026
    Jadwal KRL Jogja-Solo, 20-26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu hingga Palur
  • D'svarga Glamping Pilihan Tepat Buat Liburan Santai dan Nyaman di Jogja

    Juli 20, 2026
    D'svarga Glamping Pilihan Tepat Buat Liburan Santai dan Nyaman di Jogja
  • Dukungan Sultan HB X Tambah Semangat Veda Ega Pratama Kejar Prestasi Dunia

    Juli 20, 2026
    Dukungan Sultan HB X Tambah Semangat Veda Ega Pratama Kejar Prestasi Dunia
  • DPRD DIY Soroti Insentif Guru Swasta yang Terhenti Usai Perubahan Kewenangan

    Juli 23, 2026
    DPRD DIY Soroti Insentif Guru Swasta yang Terhenti Usai Perubahan Kewenangan
  • DPRD DIY Ajak Warga Jogja Biasakan Baca Label Gula Makanan dan Minuman

    Juli 23, 2026
    DPRD DIY Ajak Warga Jogja Biasakan Baca Label Gula Makanan dan Minuman
Kategori Populer
  • Berita Jogja
  • Seputar Jogja
  • Wisata Jogja
Copyright © 2026 Ekspos Jogja. All rights reserved.