Ekspos Jogja

  • Berita Daerah
  • _Ekspos Kota Jogja
  • _Ekspos Sleman
  • _Ekspos Gunungkidul
  • _Ekspos Bantul
  • _Ekspos Kulon Progo
  • Berita Jogja
  • Wisata Jogja
  • Kuliner Jogja
  • Seputar Jogja
  • Beranda
  • Berita Jogja

Belum Lama Muncul, LEPAS Sudah Bikin 37 Orang di Jogja Pesan Mobil

Oleh Ekspos Jogja
Agustus 14, 2026

Ada brand baru yang mulai mencuri perhatian di pasar mobil listrik Jogja. Namanya LEPAS. Belum lama diperkenalkan, brand di bawah ekosistem Chery Group ini sudah mengantongi 37 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sejak momentum GIIAS hingga saat ditemui Ekspos Jogja Jum'at (14/8).

Menariknya, LEPAS masih berada di tahap awal masuk pasar Jogja. Pengiriman unit pertama ke cabang daerah dijadwalkan pada akhir Agustus hingga awal September. Sementara aktivitas penjualan fisik dan test drive secara penuh baru ditargetkan mulai September.

Ringkasan Artikel:

  • LEPAS sudah mengantongi sekitar 37 SPK di Jogja sejak diperkenalkan melalui momentum GIIAS.
  • LEPAS E4 menjadi model yang paling banyak menyumbang pemesanan.
  • Konsumen EV Jogja disebut lebih melihat harga, jarak tempuh dan kecepatan charging ketimbang sekadar nama besar brand.
  • Pengiriman unit pertama dijadwalkan akhir Agustus–awal September, dengan test drive penuh mulai September.
  • LEPAS membidik 80–100 unit per bulan pada September–Desember.

Baru Kenal, Kok Sudah Kantongi 37 SPK?

Kalau biasanya brand baru perlu waktu untuk bikin konsumen penasaran, LEPAS justru sudah punya angka yang lumayan sejak awal. Sekitar 37 SPK tercatat di Jogja sejak momentum pengenalan di GIIAS hingga wawancara berlangsung.

Agung B Hartanto, Kepala Cabang LEPAS Jogja, mengatakan E4 menjadi model yang paling banyak menyumbang pemesanan. Mobil ini memang ditempatkan sebagai produk utama untuk pasar yang lebih luas dengan harga di kisaran Rp300 jutaan.

LEPAS sendiri masih bersiap masuk ke fase penjualan yang lebih aktif. Unit pertama dari pabrik dijadwalkan dikirim ke cabang daerah pada akhir Agustus hingga awal September. Setelah itu, penjualan fisik dan test drive secara penuh ditargetkan mulai September.

Jadi, 37 SPK tersebut bisa dibilang menjadi sinyal awal bahwa nama LEPAS mulai diperhatikan calon konsumen mobil listrik di Jogja.

E4 Bawa Paket yang Bikin Penasaran

Dari dua model yang dibawa ke Jogja, E4 menjadi yang paling ramai dipesan. Alasannya cukup gampang ditebak kalau melihat paket yang ditawarkan.

Harga E4 berada di kisaran Rp300 jutaan, tetapi mobil ini diklaim punya jarak tempuh hingga 637 kilometer dalam sekali charge penuh.

Belum selesai di situ. Kemampuan fast charging-nya juga disebut sekitar 20 menit. Kombinasi ini yang menjadi salah satu senjata LEPAS. Di mata konsumen, bukan cuma soal mobil listrik baru, tetapi soal apakah uang yang dikeluarkan terasa sepadan dengan apa yang didapat.

Agung mengatakan konsumen EV di Jogja cenderung lebih rasional. Mereka tidak terlalu terpaku pada apakah sebuah brand sudah terkenal atau belum. Yang lebih dilihat adalah fitur dan value for money.

Simpelnya, calon pembeli ingin tahu tiga hal. Harganya berapa, sekali charge bisa sejauh apa, dan ngecasnya butuh waktu berapa lama.

Tiga Hal yang Paling Dipikirkan Sebelum Beli EV

Menurut Agung, tiga pertimbangan utama konsumen kendaraan listrik di Jogja adalah harga, range dan kecepatan charging.

Harga jelas menjadi faktor penting karena baterai merupakan salah satu komponen paling mahal dalam sebuah mobil listrik. Setelah itu, range menentukan seberapa jauh mobil bisa digunakan sebelum harus kembali mencari sumber listrik.

Charging speed juga tidak kalah penting. Buat pengguna mobil listrik, waktu menunggu baterai penuh tentu menjadi bagian dari pengalaman sehari-hari.

LEPAS E4 mencoba menjawab tiga pertanyaan tersebut sekaligus lewat harga sekitar Rp300 jutaan, klaim range hingga 637 kilometer dan fast charging sekitar 20 menit.

Pihak LEPAS juga memberikan simulasi biaya perjalanan sejauh 600 kilometer. Dengan asumsi mobil bensin punya konsumsi 1:12, biaya bahan bakarnya diperkirakan sekitar Rp500 ribu.

Sementara untuk E4, biaya listrik perjalanan 600 kilometer disebut sekitar Rp120 ribu. Namun, perlu dicatat, angka tersebut merupakan simulasi dari pihak LEPAS. Biaya sebenarnya bisa berbeda tergantung konsumsi kendaraan, tarif listrik, cara pengisian dan kondisi perjalanan.

Kalau E4 Buat Volume, L8 Main di Kelas Premium

LEPAS tidak datang ke Jogja cuma dengan satu model. Ada L8 yang bermain di segmen berbeda. Harganya berada di kisaran Rp600 juta ke atas, dengan target konsumen menengah atas atau premium.

Fitur, interior dan fasilitasnya dibuat lebih lengkap dibanding E4. Karena pasarnya lebih spesifik, volume pemesanannya memang tidak sebesar E4.

Kalau E4 menjadi produk yang diandalkan untuk mengejar volume, L8 lebih bermain sebagai pilihan bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik dengan positioning premium.

Dua model ini sekaligus menjadi cara LEPAS membuka pasar dari dua sisi: E4 mengejar konsumen yang sensitif terhadap value, sementara L8 membidik segmen dengan daya beli lebih tinggi.

September Bakal Jadi Momen Penting

Nah, bagian yang paling menarik justru ada di depan. Pengiriman unit pertama dijadwalkan mulai akhir Agustus sampai awal September. Setelah unit tersedia, aktivitas penjualan fisik dan test drive secara penuh ditargetkan mulai September.

Artinya, fase berikutnya bakal lebih konkret. Calon konsumen bisa melihat mobilnya secara langsung dan merasakan sendiri performanya melalui test drive.

LEPAS juga tidak memasang target kecil. Untuk empat bulan pertama, September sampai Desember, target penjualan awal di Jogja berada di angka 80-100 unit per bulan.

Pihak LEPAS optimistis target itu bisa dilewati setelah unit test drive tersedia dan konsumen bisa merasakan langsung produknya.

Untuk mengejar angka tersebut, pameran bakal digelar rutin di sejumlah pusat perbelanjaan, termasuk Pakuwon Mall, Ambarrukmo Plaza dan Jogja City Mall.

Pasarnya juga tidak cuma Kota Jogja. LEPAS ingin menjangkau konsumen dari wilayah DIY dan Jawa Tengah.

Di sisi digital, kampanye melalui media sosial dan situs resmi juga disiapkan untuk memperkenalkan brand lebih luas.

Sekitar 37 SPK menjadi start yang cukup menarik bagi LEPAS di Jogja. Namun, September bakal menjadi babak yang berbeda.

Ketika unit mulai masuk dan test drive berjalan penuh, konsumen punya kesempatan untuk melihat langsung apakah paket yang ditawarkan E4 memang se-menarik yang terlihat di atas kertas.

Kalau responsnya tetap positif, target 80–100 unit per bulan yang dipasang LEPAS bakal menjadi angka berikutnya yang menarik untuk ditunggu.

Tags:
  • Berita Jogja
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Berita Populer
  • Chill Corner Kotabaru, Tempat Nongkrong Malam Dekat Stasiun Tugu

    Agustus 13, 2026
    Chill Corner Kotabaru, Tempat Nongkrong Malam Dekat Stasiun Tugu
  • Kalau Kamu Tidak Setuju Restrukturisasi, Memangnya Harus Resign?

    Agustus 14, 2026
    Kalau Kamu Tidak Setuju Restrukturisasi, Memangnya Harus Resign?
  • Lagi Cari Mobil Listrik? Geely EX2 Punya Jarak Tempuh hingga 395 Km

    Agustus 12, 2026
    Lagi Cari Mobil Listrik? Geely EX2 Punya Jarak Tempuh hingga 395 Km
  • Geely STARRAY EM-i Klaim 83 Km/L, Jangkauannya Tembus 1.000 Km

    Agustus 12, 2026
    Geely STARRAY EM-i Klaim 83 Km/L, Jangkauannya Tembus 1.000 Km
  • Mau Punya Mobil Sendiri? Honda Brio Layak Masuk Wishlist Kamu!

    Agustus 09, 2026
    Mau Punya Mobil Sendiri? Honda Brio Layak Masuk Wishlist Kamu!
Kategori Populer
  • Berita Jogja
  • Kuliner Jogja
  • Seputar Jogja
  • Wisata Jogja
Copyright © 2026 Ekspos Jogja. All rights reserved.