Ekspos Jogja

  • Berita Daerah
  • _Ekspos Kota Jogja
  • _Ekspos Sleman
  • _Ekspos Gunungkidul
  • _Ekspos Bantul
  • _Ekspos Kulon Progo
  • Berita Jogja
  • Wisata Jogja
  • Kuliner Jogja
  • Seputar Jogja
  • Beranda
  • Berita Jogja

Komisi D DPRD DIY Minta Persiapan Sekolah Rakyat di Kulon Progo Dikaji Matang

Oleh Ekspos Jogja
Agustus 03, 2026
Ketua Komisi D DPRD DIY, Dwi Wahyu. (Ekspos Jogja/Rama)

Mewujudkan Sekolah Rakyat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya dengan menyiapkan bangunan. Program ini juga harus ditopang perencanaan yang matang agar benar-benar mampu membuka akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Hal itu menjadi salah satu sorotan Ketua Komisi D DPRD DIY, Dwi Wahyu, saat melakukan kunjungan kerja dalam daerah ke lokasi Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 di Lendah, Kabupaten Kulon Progo. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memonitor upaya pengentasan kemiskinan melalui optimalisasi pendidikan di Sekolah Rakyat.

Komisi D Soroti Kesiapan Program

Dalam peninjauan tersebut, Dwi Wahyu menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dipersiapkan sebelum program berjalan optimal. Salah satunya adalah jenjang pendidikan yang saat ini baru mencakup SD hingga SMP.

Menurutnya, keberadaan SMK perlu dipertimbangkan agar peserta didik memiliki pilihan setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah. Dengan demikian, lulusan dapat melanjutkan pendidikan maupun memiliki bekal keterampilan untuk memasuki dunia kerja.

Selain itu, ketersediaan sumber daya manusia di sektor pendidikan juga menjadi perhatian. Kebutuhan tenaga pendidik, termasuk guru, dinilai harus menjadi bagian dari perencanaan sejak awal.

Perlu Sinergi Pusat dan Daerah

Dwi Wahyu juga menekankan pentingnya koordinasi antara Kementerian Sosial dengan Pemerintah Daerah agar pelaksanaan Sekolah Rakyat dapat menyesuaikan kebutuhan lokal.

Menurutnya, keterlibatan perangkat daerah menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program. Dalam proses persiapan, sejumlah OPD telah dilibatkan sesuai bidang masing-masing, mulai dari penyediaan data, aspek pendidikan, hingga kesiapan infrastruktur.

Ia berharap kebijakan yang diterapkan pemerintah pusat tetap memberikan ruang bagi daerah untuk menyampaikan kebutuhan dan karakteristik wilayah.

Kajian Lokasi Jangan Diabaikan

Selain aspek pendidikan, Dwi Wahyu menilai pembangunan Sekolah Rakyat harus diawali dengan kajian kebutuhan dan kajian tata ruang yang komprehensif.

Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan ketersediaan infrastruktur dasar, termasuk pasokan air, sebelum pembangunan dimulai. Langkah tersebut dinilai penting agar sekolah dapat beroperasi secara optimal setelah selesai dibangun.

Lahan Produktif Diminta Tetap Terjaga

Dalam kesempatan itu, Dwi Wahyu turut mengingatkan agar pembangunan Sekolah Rakyat tidak mengorbankan lahan pertanian yang masih produktif.

Ia mendorong pemerintah memanfaatkan lahan yang kurang produktif sehingga pembangunan fasilitas pendidikan tetap berjalan tanpa mengurangi luas lahan pertanian yang berperan dalam menjaga ketahanan pangan.

Menurutnya, dengan perencanaan yang matang, koordinasi lintas instansi, serta pemilihan lokasi yang tepat, Sekolah Rakyat Terintegrasi di Lendah diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen efektif dalam memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan di DIY.

Tags:
  • Berita Jogja
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Lebih Banyak
Berita Populer
  • Ketika Film Mengajak Kita Melihat Warisan Budaya dengan Cara Lain

    September 13, 2026
    Ketika Film Mengajak Kita Melihat Warisan Budaya dengan Cara Lain
  • Nikmati Pagi di Jogja, Saat Riuh Titik Nol Justru Menenangkan Pikiran

    September 06, 2026
    Nikmati Pagi di Jogja, Saat Riuh Titik Nol Justru Menenangkan Pikiran
  • Jadwal KRL Jogja-Solo 14 September 2026, Tarifnya Cuma Rp8.000

    September 13, 2026
    Jadwal KRL Jogja-Solo 14 September 2026, Tarifnya Cuma Rp8.000
  • Cari Hotel Murah di Jogja? Hitung Juga Ongkos Jalan Selama Liburan

    Juli 20, 2026
    Cari Hotel Murah di Jogja? Hitung Juga Ongkos Jalan Selama Liburan
  • Harian atau Masa Depan? BPD DIY Punya Tabungan Sesuai Kebutuhan

    September 14, 2026
    Harian atau Masa Depan? BPD DIY Punya Tabungan Sesuai Kebutuhan
Kategori Populer
  • Berita Jogja
  • Kuliner Jogja
  • Seputar BPD DIY
  • Seputar Jogja
  • Wisata Jogja
Copyright © 2026 Ekspos Jogja. All rights reserved.