Nggak Lagi Jadi Drama, Ngecas LEPAS E4 20 Menit Bisa Buat 600 Km
Buat yang masih ragu pindah ke mobil listrik, pertanyaannya biasanya bukan cuma soal bisa jalan berapa jauh. Ada pertanyaan berikutnya yang nggak kalah penting. Kalau baterai mulai habis, harus nunggu berapa lama sampai bisa jalan lagi? LEPAS E4 mencoba menjawab dua kekhawatiran itu lewat jarak tempuh hingga 600 kilometer dan fast charging DC 30–80 persen hanya dalam 20 menit.
Ringkasan Artikel:
- LEPAS E4 hadir di Jogja menawarkan jarak tempuh hingga 600 kilometer dengan baterai 67 kWh.
- Pengisian cepat DC 30–80 persen tercantum membutuhkan waktu minimum 20 menit dengan daya hingga 130 kW.
- Motor listrik menghasilkan tenaga 215 hp dan torsi 275 Nm dengan akselerasi 0–100 km/jam dalam 7,2 detik.
- E4 juga punya 18 fitur ADAS, kamera 540°, V2L 3,3 kW, serta sejumlah fitur kenyamanan di kabin.
600 Km Sudah, Lalu Masalah Berikutnya Apa?
Jarak tempuh masih menjadi salah satu hal yang paling sering dilihat ketika seseorang mulai mempertimbangkan mobil listrik. Apalagi kalau mobilnya tidak cuma dipakai keliling kota, tetapi juga sesekali diajak keluar kota.
LEPAS E4 menawarkan jarak tempuh hingga 600 kilometer berdasarkan data produk. Angka tersebut didukung baterai berkapasitas 67 kWh dan sistem penggerak roda depan atau FWD.
Tapi ada satu hal yang sering terlupakan. Mobil sejauh apa pun tetap akan sampai pada titik di mana baterainya perlu diisi lagi. Nah, di sinilah cerita E4 mulai menarik.
Baterai Habis, Nunggu Ngecasnya Berapa Lama?
LEPAS E4 mendukung fast charging DC dengan daya maksimum hingga 130 kW. Untuk pengisian dari 30 persen menuju 80 persen, waktu yang tercantum adalah minimum 20 menit.
Buat pengguna mobil listrik, waktu seperti ini jelas lebih mudah diterima dibanding harus berhenti terlalu lama hanya untuk menambah daya. Apalagi ketika mobil sedang dipakai perjalanan dan waktu menjadi bagian dari perhitungan.
Tetap perlu dicatat, angka tersebut merupakan waktu minimum. Kondisi nyata bisa berbeda tergantung temperatur baterai, kondisi kendaraan, kemampuan charger, dan faktor lainnya.
Jadi, yang ditawarkan E4 bukan cuma "bisa jalan sampai 600 kilometer", tetapi juga mencoba membuat proses ketika harus berhenti mengisi daya terasa lebih praktis.
Tenaganya 215 Hp, Jadi Bukan Cuma Soal Irit
Kalau mobil listrik identik dengan efisiensi, E4 ternyata juga punya sisi lain. Motor listriknya menghasilkan tenaga maksimum 215 hp atau 160 kW dengan torsi 275 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui konfigurasi FWD.
Akselerasi 0–100 km/jam tercatat 7,2 detik berdasarkan spesifikasi produk. Suspensinya menggunakan MacPherson di depan dan multi-link di belakang. Radius putar minimumnya 5,3 meter.
Dengan panjang 4.420 milimeter, lebar 1.817 milimeter, tinggi 1.635 milimeter, dan wheelbase 2.700 milimeter, E4 bermain di ukuran SUV yang relatif kompak. Ground clearance-nya mencapai 180 milimeter.
Jadi kalau ada yang mengira mobil listrik hanya soal irit dan tenang, E4 punya angka performa yang membuat ceritanya sedikit berbeda.
Kalau Bawa Keluarga, Kabinnya Gimana?
Setelah urusan jarak, charging, dan tenaga, sekarang masuk ke bagian yang bakal terasa setiap hari, apalagi selain kabin?
LEPAS E4 menggunakan layar sentuh 13,2 inci sebagai salah satu pusat kendali di dalam mobil. Panel instrumennya berukuran 8 inci, sementara sejumlah fungsi seperti navigasi dan AC dapat dikendalikan melalui perintah suara.
Untuk perangkat pribadi, tersedia wireless charger 50 watt. Kursi pengemudi dapat diatur elektrik enam arah, sedangkan kursi penumpang depan mendapat pengaturan manual empat arah. Kursi depan juga dilengkapi fitur pendingin. Ada ambient light, enam speaker, sunroof elektrik, hingga pintu bagasi dengan pengoperasian daya.
Urusan barang juga cukup diperhatikan. Bagasi belakang menyediakan kapasitas 508 liter dan bisa diperbesar hingga 1.334 liter ketika kursi baris kedua dilipat. Di depan masih ada bagasi tambahan 35 liter.
Ada 18 ADAS, Tapi yang Menarik Justru Kamera 540°
Fitur keselamatan E4 juga cukup ramai. Ada enam airbag dan 18 fitur Advanced Driver Assistance System atau ADAS. Namun salah satu yang cukup menarik perhatian adalah kamera 540°. Sistem ini memberikan visual 3D HD untuk membantu pengemudi melihat kondisi di sekitar kendaraan.
Fitur tersebut bisa terasa berguna ketika mobil harus masuk ruang parkir atau bermanuver di area yang ruang geraknya terbatas. Selain itu, E4 dibekali Tire Pressure Monitoring System (TPMS) dan Electronic Parking Brake (EPB).
Jadi, teknologi yang ditawarkan E4 bukan hanya soal bagaimana mobil bergerak, tetapi juga bagaimana pengemudi mendapatkan bantuan ketika berada di balik kemudi.
Terinspirasi Leopard, Segarang Apa E4?
Nah, bagian desain juga punya ceritanya sendiri. LEPAS E4 membawa bahasa desain yang terinspirasi dari leopard atau macan tutul. Bagian depannya menggunakan fascia yang mengambil karakter hewan tersebut, sementara lampu depan disebut Hunter's Eyes.
Bentuk lampunya dibuat tajam dengan inspirasi dari pupil vertikal leopard. Di belakang, lampu LED full-width dengan segmen independen ikut memperkuat karakter mobil. Dengan pelek R18 dan proporsi SUV yang cukup kompak, E4 mencoba tampil berbeda tanpa harus terlihat berlebihan.
Jadi, kalau L8 bermain dengan karakter SUV yang lebih besar, E4 membawa pendekatan yang lebih ringkas tetapi tetap mempertahankan identitas desain LEPAS.
Baterainya Bisa Dipakai Buat Apa Lagi?
Ada satu fitur yang mungkin baru terasa menarik ketika benar-benar dibutuhkan, yakni Vehicle-to-Load (V2L). Melalui fitur tersebut, energi dari baterai kendaraan dapat dimanfaatkan untuk menyalakan perangkat listrik tertentu dengan daya hingga 3,3 kW.
Jadi, baterai E4 tidak hanya bekerja untuk menggerakkan mobil. Dalam kondisi tertentu, energi yang tersimpan juga bisa digunakan sebagai sumber listrik untuk perangkat lain.
Fitur seperti ini membuat konsep mobil listrik menjadi sedikit berbeda. Kendaraan tidak lagi sekadar alat transportasi, tetapi juga bisa berfungsi sebagai sumber energi portabel ketika dibutuhkan.
Mau Lihat dan Coba Langsung LEPAS E4?
Buat konsumen Yogyakarta yang penasaran dengan LEPAS E4, unitnya dapat dilihat langsung di Lepas Jogja, alamatnya Jl. Laksda Adisucipto, Jl. Tambak Bayan 2 No.1, Kalongan, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Untuk informasi mengenai unit LEPAS E4, kunjungan, maupun layanan LEPAS di Yogyakarta, konsumen dapat menghubungi 0831-8057-9552 atau datang langsung ke outlet.
Dengan begitu, calon konsumen tidak harus berhenti pada angka-angka di atas kertas. E4 bisa dilihat langsung, termasuk desain, ukuran kabin, serta berbagai fitur yang ditawarkan. Pada akhirnya, cerita LEPAS E4 memang bukan sekadar soal 600 kilometer.
Ada pertanyaan yang lebih dekat dengan kehidupan pengguna sehari-hari. Seberapa lama harus berhenti ketika baterai mulai habis, seberapa nyaman mobil digunakan, dan apa saja yang bisa dilakukan dengan teknologi yang dibawanya?
LEPAS E4 mencoba menjawabnya lewat kombinasi baterai 67 kWh, fast charging minimum 20 menit, tenaga 215 hp, berbagai fitur bantuan berkendara, hingga V2L. Buat konsumen yang sedang mempertimbangkan mobil listrik, justru kombinasi inilah yang menarik untuk dilihat lebih jauh.



