Ekspos Jogja

  • Berita Daerah
  • _Ekspos Kota Jogja
  • _Ekspos Sleman
  • _Ekspos Gunungkidul
  • _Ekspos Bantul
  • _Ekspos Kulon Progo
  • Berita Jogja
  • Wisata Jogja
  • Kuliner Jogja
  • Seputar Jogja
  • Beranda
  • Berita Jogja

Kalah Konsumtif, Komisi B DPRD DIY Soroti Kredit Produktif BPD DIY

Oleh Ekspos Jogja
Oktober 04, 2026

Portofolio kredit BPD DIY Cabang Senopati mencapai Rp1,226 triliun per 31 Agustus 2026. Dari jumlah itu, kredit konsumtif masih sedikit lebih besar, yakni Rp632 miliar, dibanding produktif Rp593 miliar.

Kredit produktif BPD DIY Cabang Senopati hampir menyamai kredit konsumtif, tetapi porsi UMKM sudah mencapai 81,2 persen dari kredit produktif. Komisi B DPRD DIY mendorong pembiayaan usaha dan transaksi digital diperluas.

Komposisi tersebut menjadi perhatian Komisi B DPRD DIY saat memantau kinerja BPD DIY pada Rabu (30/9/2026). Sebab, kredit produktif punya peran lebih langsung dalam membiayai usaha, termasuk UMKM yang menggerakkan ekonomi lokal.

Dari Rp593 miliar kredit produktif, sebanyak Rp481 miliar atau 81,2 persen mengalir ke sektor UMKM. Angka ini menunjukkan porsi pembiayaan UMKM sudah besar, meski total kredit produktif secara keseluruhan masih belum melewati kredit konsumtif.

Di sisi lain, kinerja keuangan Cabang Senopati tergolong kuat. Per Agustus 2026, aset mencapai Rp2,426 triliun, DPK Rp2,358 triliun, dan laba bersih Rp52,35 miliar, dengan dana murah mencapai 63,99 persen.

Komisi B juga menyoroti digitalisasi transaksi agar BPD DIY tak kehilangan pasar lokal. Wakil Ketua Komisi B DPRD DIY Danang Wahyu Broto mendorong QRIS BPD DIY lebih banyak digunakan pedagang pasar dan UMKM.

Saat ini terdapat 44.813 pengguna mobile banking, 19.478 merchant QRIS/QUAT, serta 270 agen Laku Pandai di bawah Cabang Senopati. Jumlah tersebut menjadi basis untuk memperluas transaksi digital di tengah persaingan bank nasional dan fintech.

Kontribusi BPD DIY juga masuk ke kas daerah. Dari laba 2025, Pemkot Yogyakarta menerima setoran dividen Rp33,64 miliar pada 2026, sementara CSR yang direalisasikan mencapai Rp2,55 miliar.

Dana CSR tersebut diarahkan untuk kebutuhan seperti penanganan stunting, rumah tidak layak huni, pendidikan, dan kesehatan. Bagi daerah, kinerja bank bukan hanya soal laba, tetapi juga seberapa besar manfaatnya kembali ke masyarakat.

Tags:
  • Berita Jogja
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Lebih Banyak
Berita Populer
  • Komisi C DPRD DIY Tinjau Jaringan Irigasi untuk Pertanian Jogotirto

    September 25, 2026
    Komisi C DPRD DIY Tinjau Jaringan Irigasi untuk Pertanian Jogotirto
  • Komisi A DPRD DIY Dorong Penataan Malioboro Libatkan Banyak Sektor

    Agustus 28, 2026
    Komisi A DPRD DIY Dorong Penataan Malioboro Libatkan Banyak Sektor
  • Harian atau Masa Depan? BPD DIY Punya Tabungan Sesuai Kebutuhan

    September 14, 2026
    Harian atau Masa Depan? BPD DIY Punya Tabungan Sesuai Kebutuhan
  • APBD DIY 2026 Berubah, Sri Sultan HBX Pastikan Warga Jadi Prioritas

    September 25, 2026
    APBD DIY 2026 Berubah, Sri Sultan HBX Pastikan Warga Jadi Prioritas
  • 19-20 September 2026, Jogja Windwave 2026 di Pantai Depok Bantul

    September 16, 2026
    19-20 September 2026, Jogja Windwave 2026 di Pantai Depok Bantul
Kategori Populer
  • Berita Jogja
  • DPRD DIY
  • Kuliner Jogja
  • PEMDA DIY
  • Seputar BPD DIY
  • Seputar Jogja
  • Wisata Jogja
Copyright © 2026 Ekspos Jogja. All rights reserved.