Ekspos Jogja

  • Berita Daerah
  • _Ekspos Kota Jogja
  • _Ekspos Sleman
  • _Ekspos Gunungkidul
  • _Ekspos Bantul
  • _Ekspos Kulon Progo
  • Berita Jogja
  • Wisata Jogja
  • Kuliner Jogja
  • Seputar Jogja
  • Beranda
  • Berita Jogja

Pagu Anggaran DPUPESDM DIY 2027 Naik 26,8 Persen, Tembus Rp511 Miliar

Oleh Ekspos Jogja
Juli 27, 2026

Pagu indikatif DPUPESDM DIY untuk 2027 naik signifikan menjadi Rp511 miliar. Kenaikan ini terutama ditopang melonjaknya alokasi Dana Keistimewaan untuk tata ruang yang mencapai lebih dari separuh total anggaran.

Ringkasan Artikel:

  • Pagu indikatif DPUPESDM DIY 2027 mencapai Rp511 miliar, naik 26,8 persen dibandingkan anggaran tahun sebelumnya.
  • Dana Keistimewaan tata ruang menjadi porsi terbesar dengan alokasi Rp314,16 miliar atau 61,48 persen.
  • Belanja modal meningkat 35,8 persen, sementara belanja barang dan jasa mengalami kenaikan paling signifikan.
  • Penyediaan infrastruktur sumber daya air dan aksesibilitas jalan ditargetkan mencapai 100 persen pada 2027.

Pagu DPUPESDM DIY 2027 Naik, Dana Keistimewaan Jadi Penopang Utama

Pemerintah Daerah DIY menetapkan pagu indikatif DPUPESDM DIY untuk Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp511 miliar dalam KUA PPAS 2027. Angka ini meningkat 26,8 persen dibandingkan pagu tahun 2026 yang berada di angka Rp403 miliar.

Kenaikan tersebut membuat struktur anggaran DPUPESDM DIY pada 2027 bergerak cukup signifikan. Salah satu perubahan paling mencolok terlihat pada alokasi Dana Keistimewaan untuk urusan tata ruang.

Dana Keistimewaan Tata Ruang mendapat alokasi Rp314,16 miliar. Nilainya mencapai 61,48 persen dari total pagu indikatif DPUPESDM DIY 2027 dan meningkat 95,39 persen dibandingkan alokasi pada 2026.

Di bawah alokasi tersebut, urusan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) mendapat Rp128,59 miliar. Sementara itu, urusan Perumahan dan Kawasan Permukiman dialokasikan Rp58,71 miliar.

Struktur Belanja Berubah, Belanja Modal Ikut Menguat

Selain peningkatan total pagu, perubahan juga terlihat pada struktur belanja DPUPESDM DIY. Belanja modal pada 2027 direncanakan mencapai Rp244,25 miliar atau meningkat 35,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan ini menunjukkan porsi belanja yang diarahkan untuk kebutuhan modal mengalami penguatan dalam rancangan anggaran 2027. Perubahan juga terjadi pada belanja barang dan jasa yang meningkat 73,4 persen.

Sementara itu, alokasi untuk urusan kebudayaan dan energi serta sumber daya mineral berada pada angka yang lebih kecil. Urusan kebudayaan mendapat Rp7,72 miliar, sedangkan urusan ESDM memperoleh Rp1,81 miliar.

Komposisi tersebut memperlihatkan besarnya porsi anggaran yang diarahkan pada urusan tata ruang dan pembangunan infrastruktur. Dana Keistimewaan menjadi komponen terbesar dalam keseluruhan pagu yang disiapkan untuk DPUPESDM DIY.

Anggaran Besar Dibayangi Target Infrastruktur dan Akses Jalan

Besarnya pagu anggaran juga berjalan beriringan dengan target kinerja yang ingin dicapai pada 2027. Penyediaan infrastruktur sumber daya air menjadi salah satu indikator kinerja utama yang ditargetkan mencapai 100 persen.

Target serupa juga dipasang untuk aksesibilitas jalan. Artinya, rancangan anggaran DPUPESDM DIY tidak hanya berbicara tentang besaran dana yang tersedia, tetapi juga capaian yang diharapkan dari penggunaan anggaran tersebut.

Di sisi lain, DPUPESDM DIY juga memiliki target pendapatan daerah. Pada 2027, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditetapkan sebesar Rp2,52 miliar.

Angka tersebut menjadi bagian lain dari gambaran pengelolaan anggaran DPUPESDM DIY. Di tengah kenaikan pagu, indikator kinerja dan target pendapatan tetap menjadi bagian penting dalam melihat arah kebijakan anggaran tahun depan.

Pagu Rp511 Miliar Membawa Ekspektasi Baru

Kenaikan pagu hingga Rp511 miliar memberikan ruang anggaran yang lebih besar bagi DPUPESDM DIY pada 2027. Namun, besarnya anggaran sekaligus membawa ekspektasi terhadap capaian pembangunan yang telah ditargetkan.

Porsi Dana Keistimewaan tata ruang yang mencapai 61,48 persen menjadi penanda kuat arah penganggaran. Pada saat yang sama, peningkatan belanja modal dan belanja barang dan jasa menunjukkan adanya perubahan dalam struktur belanja dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan target penyediaan infrastruktur sumber daya air dan aksesibilitas jalan mencapai 100 persen, anggaran 2027 akan diuji melalui capaian kinerja yang dihasilkan. Pada akhirnya, angka Rp511 miliar bukan sekadar nilai dalam dokumen anggaran, tetapi menjadi sumber daya yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan pembangunan DIY.

Tags:
  • Berita Jogja
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Berita Populer
  • Jadwal KRL Jogja-Solo, 20-26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu hingga Palur

    Juli 23, 2026
    Jadwal KRL Jogja-Solo, 20-26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu hingga Palur
  • DPRD DIY Soroti Insentif Guru Swasta yang Terhenti Usai Perubahan Kewenangan

    Juli 23, 2026
    DPRD DIY Soroti Insentif Guru Swasta yang Terhenti Usai Perubahan Kewenangan
  • Dukungan Sultan HB X Tambah Semangat Veda Ega Pratama Kejar Prestasi Dunia

    Juli 20, 2026
    Dukungan Sultan HB X Tambah Semangat Veda Ega Pratama Kejar Prestasi Dunia
  • DPRD DIY Ajak Warga Jogja Biasakan Baca Label Gula Makanan dan Minuman

    Juli 23, 2026
    DPRD DIY Ajak Warga Jogja Biasakan Baca Label Gula Makanan dan Minuman
  • Warga Bleberan Tolak Politik Uang, Nuryadi Perjuangkan Jalan Lingkar Tuntas

    Juli 25, 2026
    Warga Bleberan Tolak Politik Uang, Nuryadi Perjuangkan Jalan Lingkar Tuntas
Kategori Populer
  • Berita Jogja
  • Seputar Jogja
  • Wisata Jogja
Copyright © 2026 Ekspos Jogja. All rights reserved.